
SURAKARTA – SD Muhammadiyah Palur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran delegasi sekolah dalam workshop bertajuk "Tech for Teach: ICT Teacher Connect & Grow" yang diselenggarakan oleh Yayasan Al Abidin Surakarta pada hari ini, Sabtu (17/1/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Surakarta tersebut, SD Muhammadiyah Palur mengirimkan dua delegasi utamanya, yaitu Hanif Khairudin (Wakil Kepala Bidang Kurikulum) dan Bulan Selectio (Wali Kelas sekaligus pengajar ICT). Kehadiran mereka bertujuan untuk menyerap inovasi terbaru dalam metode pengajaran teknologi informasi guna diimplementasikan di sekolah.
Workshop ini menekankan pada tiga pilar utama: inovasi metode mengajar, penguasaan tools interaktif, dan akurasi asesmen digital. Pada sesi awal, para guru didorong untuk mengintegrasikan computational thinking ke dalam kurikulum. Peran guru kini bertransformasi menjadi fasilitator yang memancing kreativitas siswa dalam memecahkan masalah melalui teknologi, melampaui sekadar pengoperasian perangkat lunak konvensional.
Salah satu materi unggulan yang dipelajari adalah pendalaman platform Scratch. Melalui metode ini, guru dilatih merancang proyek interaktif di mana siswa dapat membangun logika pemrograman melalui blok visual yang menarik.
"Materi ini dirancang agar guru mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan melalui gamification. Siswa tidak lagi merasa sedang belajar coding yang rumit, melainkan sedang bermain sambil berkarya," jelas panitia penyelenggara.
Sebagai penutup rangkaian acara, delegasi SD Muhammadiyah Palur dibekali dengan metode Asesmen Pembelajaran ICT modern yang menitikberatkan pada Project-Based Assessment. Fokus penilaian tidak hanya pada hasil akhir file, tetapi pada proses terbentuknya logika siswa dan kemampuan mereka dalam mempresentasikan solusi.
Selain peningkatan kemampuan (up-skilling), kegiatan ini juga menjadi ajang networking untuk mempererat sinergi antar pengajar ICT di lingkungan sekolah mitra.
Dengan partisipasi aktif dalam workshop ini, SD Muhammadiyah Palur optimis dapat melahirkan generasi siswa yang tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta (creator) yang siap menghadapi tantangan global di era digital.