IKLAN

Orang Tuaku Hobi Menghukum

Mempunyai anak sholeh dan sholehah adalah sebuah impian setiap orang tua. Dan sebagai orang tua dituntut lebih berhati-hati dalam bersikap terutama dalam memberikan sanksi/hukuman kepada anak.  

Ibnu Khaldun dalam kitab Muqaddimahnya menjelaskan agar tidak mendidik anak dengan hukuman atau kekerasan. Beliau berkata : “Kekerasan akan selalu menyempitkan dadanya, menghilangkan semangatnya, membuatnya malas, mendorongnya bersikap dusta dan bersikap keji karena khawatir aka nada tangan yang melayang melakukan Tindakan kekerasan.” 

Beberapa dari orang tua merasa belum mendidik anaknya jika belum memberikan hukuman. Meraka merasa seakan ada yang kurang ketika mendidik anaknya tanpa menggunakan hukuman/sanksi kepada anaknya. Bahkan secara instink mereka terdorong melakukanya seperti sedang menjalankan hobi. Ketika orang tua mudah memberikan anaknya sebuah hukuman, bisa jadi disebabkan karena dahulu mereka sering diberikan sanksi dan hukuman oleh orang tua mereka. Atau karena menganggap memberikan hukuman lebih manjur atau lebih didengarkan anak. Atau karena hanya mengetahui hukuman adalah salah satu cara untuk mendidik anak.

Orang tua kadang hanya memberikan punishment atau hukuman kepada anak berupa dibentak, dipukul, mengucap istighfar, mendiamkan anak, menyetrap atau memberikan time out kepada anak ketika melakukan kesalahan. Lebih bijak bagi orang tua untuk menjelaskan alasan anak tidak boleh melakukanya, kemudian pada kehidupan sehari-hari anak-anak melihat contoh dari orang tuanya. Dan orang tua meminta anak untuk mempraktekkanya.

Ketika hukuman diterapkan sebaiknya berkaitan dengan adanya konsekuensi logis. Sebagai contoh ketika anak mencoret-coret tembok. Anak perlu mengetahui jikalu perilaku mencoret-coret dinding adalah perbuatan yang salah. Anak diajari untuk bertanggung jawab terhadap akibat dari perilakunya dengan memintanya untuk membantu membersihkan Sebagian dari coretan. Dan jika anak telah melakukan kesalahan terhadap orang, maka ia perlu meminta maaf atas kesalahanya.

Buku ini akan membimbing orang tua untuk menemukan jawaban mengapa mereka mempunya hobi menghukum anak, mengidentifikasi beberapa kesalahan dalam melakukanya, serta menelaah kembali jenis-jenis hukuman yang sering diberikan kepada anak. Buku ini juga mendorong orang tua untuk mengubah paradigma hukuman menjadi konsekuensi logis serta menjalaskan dengan gamblang bahwa memberikan hukuman saja tidaklah cukup.

Penulis Sinopsis : Moh Hanif Sholeh Faturrohman, S.Pd

Judul Buku : Orang Tuaku Hobi Menghukum (Panduan Memberi Sanksi Pada Anak Bagi Orang Tua dan Guru)

Penulis Buku : Miftahul Jinan

Tanggal Terbit : September 2010

Penerbit : Filla Press

Tebal : 174

#Sekolah
SHARE :
IKLAN
LINK TERKAIT