
SUKOHARJO – (29/9) Siswa kelas III SD Muhammadiyah Palur mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris bertema My Photo Diary pada [hari, tanggal] di ruang kelas. Kegiatan ini dipandu guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan diikuti seluruh siswa dengan ceria. Dalam pembelajaran tersebut, siswa diajak menceritakan rutinitas pagi mereka melalui foto, mulai dari bangun tidur, sarapan, hingga berangkat ke sekolah bersama orang tua.
Tema ini dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa kelas III yang baru mengenal Bahasa Inggris. Sebelum pembelajaran, siswa membawa foto atau gambar kegiatan pagi mereka, misalnya saat bangun tidur (wake up), sarapan (have breakfast), dan berangkat sekolah bersama orang tua (go to school with parents). Foto-foto itu disusun menjadi buku harian bergambar dengan kalimat pendek, seperti "I wake up at five o'clock", "I eat breakfast", dan "I go to school with my mother".
Pembelajaran berlangsung bertahap dan menyenangkan. Guru membuka kelas dengan tanya jawab dan gerakan sederhana untuk mengenalkan kosakata kegiatan pagi hari. Siswa kemudian menempel foto, menyalin dan melengkapi kalimat di bawah setiap foto dengan bimbingan guru, lalu menceritakan photo diary mereka di depan kelas. Metode ini melatih siswa mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dengan cara yang tidak membebani.
Menurut guru pengampu, penggunaan foto membuat siswa lebih berani berbicara karena mereka menceritakan pengalaman sendiri. "Anak-anak lebih semangat dan mudah mengingat kosakata karena yang mereka sebutkan ada di foto mereka sendiri," ujarnya. Seorang siswa mengaku senang karena dapat menunjukkan foto sarapan bersama ibu sambil berbicara dalam Bahasa Inggris.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan sebagai pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berbahasa Inggris sejak dini. Kegiatan ini juga mempererat kedekatan siswa dengan orang tua karena rutinitas pagi bersama keluarga menjadi bahan cerita yang bermakna. Ke depan, tema serupa akan diterapkan pada topik lain agar siswa semakin terbiasa menggunakan Bahasa Inggris.
Kontributor: Uun Mita Kurohmah, S.Pd