Oleh: Ustadz. Darmadi, S.Pd.I
Ketua PCM Bekonang
Sahabat Ibnu
Abbas RA menjelaskan, ada tujuh faktor pendukung lahirnya kebahagiaan hidup di
dunia, dan insya Allah berlanjut di akhirat.
Yaitu :
Qolbun
Syakirun, yaitu hati
yang selalu bersyukur. Artinya selalu menerima dengan gembira nikmat Allah yang
ada walaupun sedikit. Tidak ada ambisi yang berlebihan sehingga terhindar
dari stres.
Al-Azwaju
Shalihah, yaitu
pasangan hidup yang shalih/ shalihah. Pasangan semacam ini akan menciptakan
suasana rumah dan keluarga yang sakinah.
Al-Auladul
Abrar, yaitu anak
yang berbakti. Do'a anak yang shalih/ shalihah kepada orang tuanya dijamin
dikabulkan Allah. Inilah investasi yang
membahagiakan
Al-Biatu
Sholihah, yaitu
lingkungan yang kondusif untuk iman kita. Rasulullah menganjurkan kita untuk
bergaul dengan orang-orang shalih yang selalu mengajak kepada kebaikan dan
mengingatkan bila kita salah.
Al-Malul
Halal, atau harta
yang halal. Bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang
halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan kokoh
sehingga memberi ketenangan dalam hidup.
Tafaquh
Fid-Dien, atau
semangat untuk memahami agama, dengan belajar ,sehingga akan semakin cinta
kepada agama, Allah dan Rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi
hatinya.
Umur yang
barokah, artinya
umur yang semakin tua semakin shalih, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah.
Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat
hidup orang- orang yang barokah umurnya.
Semoga kita
termasuk didalamnya
Wallahu
a'lam.
Materi Kajian Guru Staf Karyawan SD Muhammadiyah Palur
Sabtu, 23 Agustus 2025